Perjuangan Seekor Katak


Disuatu hari terdapat beberapa ekor katak dari daerah yang berbeda berduyun-duyun untuk menuju suatu tempat yaitu acara festival katak. Maka pada suatu waktu terdapat empat ekor katak yg tidak sengaja bertemu di perempatan jalan , mereka berempat dari daerah yang berbeda sehingga belum begitu kenal, karena semua katak itu akan menuju ke festival katak maka merekapun berangkat bersama-sama. Hampir semua katak mengobrol dan memperkenalkan dirinya masing masing  tetapi hanya satu ekor katak yang dari awal bertemu hingga sekarang dia tidak pernah bicara bahkan jika ditanyapun katak tersebut tidak menjawab. Maka  ketiga katak tersebut beranggapan bahwa mungkin katak itu sifatnya pendiam sehingga malu untuk berinteraksi dgn kita “kata ke tiga katak tersebut.

Hingga ditengah tengah jalan karna semangatnya melompat 2 dari dari 4 ekor katak tersebut terjatuh disebuah lubang yan dalam tetapi untung mereka tersangkut kayu sehingga mereka hanya jatuh ditengah-tengah lubang jika mereka sampai jatuh  kedasar maka mereka pasti akan mati.

Salah satu katak yg terjatuh tadi adalah katak pendiam, katak pendiam itu rupanya terus melompat dan berupaya untuk kelar dari luban tersebut dan katak yang satunya lagi masih berfikir bagaimana dia bisa keluar dari sini. Sedang kedua katak yang ada diatas hanya bisa menonton karna tidak tahu apa yg harus mereka lakukan. Hingga cukuplama datanglah seekor katak didaerah itu dan melihat apa yang terjadi dan diapun berkata “wah kalau sudah masuk dilubang ini pasti akan mati karna banyak tidak mungkin seekor katak mampu melompat keluar dari situ dan pada kenyataanya sudah banyak dari teman kami mati karna terjatuh ke lubang ini” kata katak yg tinggal didaerah itu. Setelah berkata seperti itu katak tadi langsung pergi , dari perkataan katak tersebut 2 katak yg ada diatas berteriak kepada 2 ekor katak yang terjebak “ sudah pasrah aja kalian tidak akan mampu keluar dari situ”. Mereka berdua tidak mendengarkan kata-kata katak yg ada diatas maka mereka terus melompat dan berusaha untuk keluar. 2 ekor katak yg ada diatas pun berkata lagi “ dasar bodoh kalian tidak akan bisa keluar dari situ  sudah simpan saja tenaga kalian”. Mendengar jawaban tersebut satu ekor katak berhenti melompat karna kelelahan dan dia kembali berfikir mungkin benar apa yg dikatakan teman-temanku yg ada diatas. Maka satu ekor katak menjatuhkan dirinya ke dasar lubang dan memilih mati karna beranggapan apa yg ia usahakan sia-sia. Maka hanya ada satu ekor katak lagi yatu katak pendiam dia juga berhenti melompat tetapi sorak sorai dari 2 ekor katak yang ada diatas terus menerus bergema 2 ekor katak ygada diatas terus menasehati katak pendiam untukberhenti melompat “cukup melompatnya kamu pasti mati dan yg satunya berkata “terima saja nasibmu , berhentilah melompat cukup….cukup “ .

Tapi setelah istirahat sejenak katak pendiam itu melanjutkan melompatnya, dan kedua katak diataspun semakin bersemangat untuk bersorak sorai menasehati supaya berhenti. Dan akhirnya dengan sisa tenaga katak pendiam itu melompat cukup tinggi dan akhirnya dia berhasil keluar dari lubang maka 2 ekor katak itupun terheran-heran dan berkata hebat sekali dia dan anehnya setelah dia keluar dari lubang itu dia malah mengucapkan terima kasih kepada 2 katak yg ada diatas karna telah mendukungnya. Maka 2katak itu semakin bingung pada saat itu teman akrab dari katak pendiam itu datang dan menuju mereka. Segera 2 kataktadi menanyakan tentng katak pendiam tersebut dan teman akrab katak pendiam itu menjawab maaf teman-teman dia bukan katak pendiam tapi dia itu tuli  sejak lahir jadi dia tidak dapat mendengar apa yg kalian ucapkan!. 2 ekor katak itupumn akhirny atahu sebab kenapa katak itu selalu diam, setelah mendengar jawaban dari teman akrab katak tuli itu 2 ekor katak ingin mengetahui kenapa dia mampu keluar dari lubang itu, maka teman akrab katak tuli itu menanyakan hal itu kepada katak tuli dengan bahasa isyarat. Dan akhirny adia menjelaskan bahwa dia melihat mimik muka 2ekor katak yg ada diatas seolah olah member semangat kepada dia sehingga dia lebih bersemangat dalam melompat makanya katak tuli tadi mengucapkan terima kasih kepada 2ekor katak yg ada diatas!?#%@#

Itulah teman isah seekor katak tuli yg selamat berkat ketuliannya coba saja kalua katak itu tadi tidak tuli nungkin dia memilih parah dan menjatuhkan diri ke  dasar lubang seperti ygdilakukan katak yg satunya. Karna tuli itulah dia tidak mendengar apa yg diucapkan 2ekor katak yg ada diatas malahan karna tidak mendengar katak tli itu Cuma melihat raut muka 2ekor katak yg ada diatas seokah –olah 2 ekor katak diatas mendukungnya padahal pada kenyataannya 2ekor katak itu malah mencaci maki dia. Itulah teman cerita yg akan kita ambil pelajaran banyak sekali pelajaran dari cerita tersebut tetapi saya akan lebih mengambil pelajaran tentang yang namanya ucapan atau lisan.

Rupanya ucapan seseorangitu sangat berpengaruh terhadap diri seseorang dengan ucapan orang dapat termotivasi sehingga dia berjuang dengan sekuat tenaga ada juga dengan hanya ucapan seseorang jadi putus asa maka berhti hatilah teman atas apa yg kamu ucapkan kepada seseorang jangan sampai dengan ucapan kita seseorang itu malah jadi putus asa . jadi kita sama-sama ber ucap kita sama-sama mengeluarkan suara kenapakita tidak memilih ucapan yg baik ucapan yg membuat orang bersemangat ucapan yg membuat orang bergembira dll. Rosullullah pernah bersabda:

“jangan engkau katakana setiap apa yg engkau ketahui tetapi ketahuilah setiap ucapan yang engkau katakan” (al –hadits)

Itulah teman jangan sampai semua yg kita ketahui itu kita katakana tanpa kita berfikir apa akibat yg akan timbul jika kita mengatakan hal itu,sebelum kita  mengucapkan apa yg kita ketahui sebaiknya kita mengetahui yg kita ucapkan itu apakah benar,apakah tepat waktunya,apakah salah,apakah diharuskan dll.

Mugkin baru ini dulu hal yg bisa saya sampaikan mugkin teman-teman mempunyai hikmah / pelajaran lain yg dapat diambil dari cerita ini silahkan berbagi dengan kami di qolbussalam@gmail.com

About qolbussalam

perjuangan adalah seni kehidupan

Posted on 23/12/2010, in Home, lisan, nilai diri and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: