GERAKAN RP 20.000 UNTUK GAZA


Tanggal 14 Mei 2011 Medical Emergency Rescue Committee atau yang sering kita kenal dengan MER-C telah mengumumkan bahwa hari itu Pembangunan Runah sakit indonesia digaza telah dimulai seeperti dilansir disitus resminya : http://www.mer-c.org/

memasuki 1 bulan pengerjaan rumah sakit indonesia di gaza telah memasuki proses pengecoran pondasi. beberapa hari terakhir mer-c melalui berbagai ormas,yayasan dan gerakan dakwah lainnya sedang gencar-gencarnya menghimbau kepada semua ummat islam yang khususnya yang berada dinegara indonesia untuk menyalurkan sebagian rezki mereka untuk membantu saudara kita yang ada dipalestina. mengingat berbagai macam halangan yang dialami oleh mer-c dan relawan lain dalam hal pendanaan pembangunan rumah sakit yang hingga sekarang masih belum tercukupi, ditahun 2009 pemerintah pernah  menunjukkan dukungannya terhadap rencana pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Palestina. Sejak pertengahan tahun 2009, rencana pembangunan rumah sakit yang akan difungsikan sebagai trauma center dan pusat rehabilitasi ini sudah dibicarakan bahkan di tingkat menteri. Namun harapan Jose Rizal (ketua mer-c) untuk mendapat dukungan dana dari pemerintah seakan kandas ketika pada Februari 2010, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menandatangani perjanjian kerjasama dengan Islamic Development Bank (IDB). Dana yang sedianya akan disumbangkan untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia, dialihkan untuk membangun cardiac center yang berlokasi di Gaza City.

maka tak pelak dana yang akan disumbangkan pemerintah untuk membiayai rumah sakit digaza tidak dapat direalisasikan. Tetapi hal itu tak sedikitpun membuat para relawan mer-c menyerah, mereka terus berusaha untuk mewujudkan rumah sakit itu karena mereka meyakini bahwa itulah hal terbaik yang dibutuhkan oleh para penduduk palestina.

“Dengan atau tanpa dukungan pemerintah, pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza akan tetap jalan. Kami hanya menyesalkan pemerintah yang melupakan komitmen awal,” ungkap ketua presidium MER-C, Jose Rizal Jurnalis saat dihubungi detikHealth, Selasa (22/3/2011).

karena menurut Jose Rizal rencana ini cukup didukung oleh Kementerian Kesehatan Palestina. Bisa dipahami karena saat ini hanya ada 1 rumah sakit di lokasi yang tergolong rawan konflik tersebut, sehingga sangat tidak memadai ketika terjadi peperangan.

Dari negara lain, Jose Rizal mengatakan hingga kini belum ada yang berani menjalankan misi kemanusiaan di wilayah tersebut apalagi untuk membangun rumah sakit. Selain sulit mendapatkan bahan bangunan, kondisi wilayah yang sehari-hari dilanda konflik membuat siapapun tidak akan betah tinggal di Gaza Utara.

“Sementara 7 orang relawan kami sudah 8 bulan tinggal di sana, menjalankan misi kemanusiaan tanpa dibayar sepeserpun. Dana yang kami gunakan sepenuhnya murni dari sumbangan rakyat Indonesia, tidak ada dana asing sama sekali,” ungkap Jose Rizal.

Andai pemerintah benar-benar tidak membantu, Jose Rizal bertekad tetap akan melanjutkan rencana pembangungan Rumah Sakit Indonesia yang saat ini sudah memasuki tahap pelelangan tender. Sedikitnya 5 kontraktor sudah menunjukkan minatnya, sementara MER-C sendiri masih memiliki dana sekitar Rp 15 miliar.

“Perhitungan awal kami dana Rp 15 miliar cukup untuk membiayai proyek ini, bantuan dari pemerintah Indonesia tadinya hanya untuk finishing saja. Tapi karena ada penambahan basement untuk memenuhi standar keamanan daerah konflik, kami masih butuh tambahan dana sekitar Rp 30 miliar,” ungkap Sekretaris Eksekutif MER-C, Rima Manzanaris.

Berhubungan dengan kurangnya dana untuk pembuatan rumah sakit maka diakhir-akhirini mer-c mengadakan GERAKAN RP 20.000 untuk pembangunan rumah sakit di palestina. Mari teman-teman kita bantu perjuangan para relawan yang telah mengorbankan jiwa raga mereka untuk misi kemanusiaan semoga dengan sedikit bantuan ini kita dapat membebaskan penderitaan rakyat palestina .

kita dapat mengirim donasi ke rekening mer-c seperti gambar paling atas

About qolbussalam

perjuangan adalah seni kehidupan

Posted on 19/06/2011, in Home, Palestina and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: