“Hapuslah Air Matamu… Allah Bersamamu” (Renungan Menyambut Tahun Baru Islam 1433 H)


 suram sesuram gerimis dihati
mengapa kau menangis wahai diri

merasakan dunia taka lagi  berarti

adakah kau meragui kasihnya ilahi mengapa tidak yakin adanya Allah bersamamu

kau mencari-cari
meraba-raba dalam gelap hatimu

bingung nanar dalam ramai
tak mengerti mengapa ini yang harus kau hadapi
kau menanti, bilakah akan kau peroleh apa yang kau harapkan
merasakan bahwa Allah tak lagi indah memandangmu

Atau kamu merasakan Bahwa Allah tak sudi memandangmu
jangan begitu wahai diri dengarkan apa kata Tuhanmu

“Hai anak Adam! sesungguhnya engkau,
selama engkau berdoa dan berharap kepadaKu,
niscaya Aku ampuni bagi engkau di
atas dosa-dosa yang ada pada engkau,
dan Aku tidak peduli wahai anak adam!
meskipun dosa-dosamu mencapai awan dilangit,
kemudian kamu mohon ampun kepadaKu
maka Aku akan mengampunimu
wahai anak adam seandainya kamu datang kepadaKu
dengan membawa dosa hampir memenuhi bumi
kemudian kamu datang kepadaku
dengan tidak menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun,
niscaya Aku akan datang kepadamu
dengan memberi ampunan sepenuh bumi pula” (HR At-Tirmidzi)

wahai diri,  engkau jiwa yang baik jiwa yang rindu
hanya saja engkau keliru
mengapa masih terus menzalimi dirirmu
sedangkan dirimu tak berhak disakiti
jasad dan rohmu anugerah terindah dari illahi
maka mengapa engkau tega melukai

engkau jiwa besar yang dikasihi Allah
engkau jiwa hebat berpotensi menyengat
engkau jiwa kebal yang mampu melalui berbagai ujian
engkau sebenarnya bercita-cita tinggi lalu mengapa engkau memilih untuk terus disakiti
jangan begitu wahai diri

sungguh engkau senantiasa mempunyai satu lagi pilihan
yaitu kembali kepada luasnya kehidupan Bertuhan
kembali berteduh dibawah kasih ilahi
kembali kepada dia
tak usah takut wahai diri

bukankah mereka bersamamu
menyokongmu memimpinmu ketika kau bertatih dijalan ini
yang pasti engkau tidak sendiri karena masih ada yang menyayangimu

“Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Anfaal (8)ayat 63)
oleh itu yakinlah dan teguhkan derapan langkahmu di jalan ini
yakin allah bersamamu disetiap langkahmu
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS Ali-Imran(3) ayat 139)

LIHAT  VIDEONYA 

About qolbussalam

perjuangan adalah seni kehidupan

Posted on 25/11/2011, in Home, renungan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: