Penuhi Hari Dengan Makna


Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan kesedihan itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan. sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercah sinar kebenaran dan sirnakan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlah
kegundahan dari jiwa kami semua. (DR ‘Aidh Al-Qarni)

Hari begitu cepat berlalu, maka pada hari itu pula waktu kita hidup didunia terkikis. Usia , fisik, jiwa, kekuatan dan semuanya seolah hanya sebuah bunga dari kehidupan yang akan kita lalui, buanga yang pada saatnya merekah begitu indah dan menyenangkan pemilik dan  orang yang melihatnya tetapi disamping itu bunga yang mekar itu takkan bertahan lama, lambat laun, terurailah keindahannya, terputuslah kekaguman orang dan akhirnya layu berguguran semerbak keindahannya. Begitu pula manusia dengan umur yang telah diberikan Allah kepadanya setiap detik, menit ,jam,bulan dan tahun  semua pergantian itu akan membawa manusia dan umurnya menuju kemekaran nya. Tetapi setelah itu massa tua mengelayuti , menyampaikan sebuah berita bahwa  kemekaran yang kita idamkan dan banggakan  telah pudar terurai. Maka pantaskah kita dengan umur yang setiap detik yang diberikan Allah ini akan kita gunakan dengan sesuatu kegunaan yang  menyiakan makna, tanpa arti , tanpa manfaat, tanpa serangkain kesejukan hidup, pantaskah setiap waktu kita gunakan untuk mengeluh, pantaskah kita gunakan untuk melukai hati saudara kita, pantaskah kita gunkan untuk menuntut sesuatu yang tiada gunanya dan apakah pantas kita gunakan untuk membunuh harapan orang yang selalu ingin mewujudkan asanya.  Pantaslah untuk kita terus membenahi diri , merajut sulaman-sulaman yang akan membawa kepada arti hidup.

Setiap langkah dijadikan derapan manfaat, setiap lisan terucap diajadikan rangkain nasihat, setiap pandangan dijadikan kedamain , setiap prilaku dijadikan tauladan dan setiap hembusan nafas dijadikan hembusan perjuangan demi kebaikan. Manakala kelak kita akan menyadari kemana dan dimana kita akan bermuara, kita akan menjadi orang yang akan selalu memikirkan sebuah makna dibalik kehidupan kita. Biarlah rasa keterburukan mejadi masa yang lalu untuk berusaha tidak diulangi kembali dan masa yang sekarang menjadi hari Dimana permata makna akan terus dipancarakan hingga menyilaukan hati-hati yang sakit atau yang mati. Menggugah mereka dengan kedamain arti kehidupan , yang  menyejukan hatinya dan menyiramkan tujuan untuk menjadi orang yang bermakna.

About qolbussalam

perjuangan adalah seni kehidupan

Posted on 28/12/2011, in nilai diri and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. mrugilah orang yg hri ini tdk lbh baik dr hari kemarin’a.
    ana mmpir lg nh k blog antm, sXan ksh laporan klo link blog antm dah trpasang d blog ane.
    dtunggu kunjungan’a.🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: