Yaumul Al-Quds


“Nilai Tertinggi dalam Neraca Allah , sejatinya adalah nilai akidah. Perdagangan yang laris dalam pasar Allah adalah perniagaan iman, dan bentuk kemenangan yang paling berharga adalah kemenangan rohani dengan mengalahkan kekuatan materi, kemenangan akidah dengan mengatasi kesengsaraan , dan kemenangan iman dengan mengatasi cobaan” (Sayyid Qutb)

Hari jumat terakhir yang ada dibulan ramadhan adalah sebuah hari spesial bagi ummat islam didalamnya akan ada sebuah peristiwa yang bersejarah menanti, dimana nyala api perjuangan akan kembali dikobarkan, rantai penindasan yang membelenggu akan segera dipudarkan, darah yang tersimpan di dalam tubuh akan dikucurkan demi tegaknya prasasti kemulian, ikatan keimanan disulam dalam sebuah perjihadtan dan gegap gempita gerakan pembebasan akan segera diparadekan. itu semua akan kita temui di sebuah peristiwa yang bernama “Yaumul Al-Quds”. apa itu  Yaumul Al-Quds ? Yaumul Al-Quds adalah sebuah demonstrasi dan gerakan pembebesan palestina atas penjajahan yang dilakukan oleh  zionis israel yang selama ini melakukan kekejian terhadap saudara seiman kita di tanah palestina. Yaumul Al-Quds ini akan menghadirkan  sebuah parade jihad yang akan dilakukan oleh para pejuang muslim ditanah palestina dan sekitarnya, hari yang dipilih adalah hari jumat terakhir yang ada dibulan ramadhan, mengingat betapa mulianya bulan ramadhan dan betapa tingginya hari jumat bagi seorang muslim, juga betapa besarnya pahala jihad yang ada didalam islam. semua kebesaran itu akan dirangkai dalam bingkai ketauladanan untuk  penegakan eksistensi kebenaran ilahiyah. Yaumul Al-Quds  yang dimana pada hari itu kita akan menyaksikan, mendengar dan merasakan ghirah2 para pejuang seolah akan diisi energi kembali, maka tak heran kita akan mendengar banyak pejuang yang syahid, seluruh belahan dunia islam menyuarakan pembebasan palestina dari penindasan zionis dan anak-anak pelempar batu menhujamkan batu kemulian ke arah tank-tank saitonis.

Berikut ini lima tujuan penting dari penetapan hari bersejarah itu:

1. Menciptakan ikatan agama yang erat pada peringatan Yaumul Quds. Sebagai pengikat semangat keagamaan umat Islam, hari ini
hendaknya dijadikan prioritas umat Islam untuk menciptakan perimbangan baru di kancah dunia.

2. Yaumul Quds adalah solusi cerdas dan tepat untuk mengelola isu Palestina di tingkat global. Terlebih setelah faktor
etnis dan nasionalisme Arab gagal menyelesaikan krisis Palestina. Peristiwa ini menarik isu Palestina ke dalam wacana keagamaan dan
menjadikannya masalah seluruh umat Islam. Itu berarti masalah Palestina tidak hanya milik sebuah etnis tertentu. Hal inilah yang mampu
menjadikan Yaumul Quds sebagai isu global umat Islam saat ini.

3. Yaumul Quds yang dicanangkan di hari Jumat terakhir bulan Ramadhan adalah solusi baru atas kegagalan mekanisme
resmi dan internasional dalam menyelesaikan krisis Palestina. menggeser upaya penyelesaian masalah Palestina tidak lagi
di tangan lembaga-lembaga resmi, melainkan kepada masyarakat internasional dan gerakan tidak resmi. Khususnya pasca kegagalan segala
jalur resmi yang telah dilalui akibat sikap kebergantungan bahkan berkawan dengan musuh.

4. Dalam pandangan peringatan Yaumul Quds tahun ini, misalnya, tidak lantas menggugurkan kewajiban seorang muslim
dalam peringatan hari ini di tahun depan. Memperingati Yaumul Quds sejatinya untuk menciptakan rasa tanggung jawab atas nasib umat
Islam di Palestina. Untuk menciptakan rasa solidaritas di tengah-tengah masyarakat Islam terhadap masalah Palestina. Dengan demikian
diharapkan terjadi perubahan budaya di tubuh umat Islam untuk setiap harinya merasa bertanggung jawab terkait masalah Palestina.

5. Penetapan Yaumul Quds pada intinya adalah menciptakan perimbangan kekuatan di hadapan rezim Zionis Israel.
Pemikiran Zionis hingga kini berusaha untuk mengangkat isu Yahudi dan bahkan Kristen Zionis demi menyukseskan tujuan-tujuan busuknya.
Di sini, dengan cerdas  memanfaatkan isu keagamaan demi menciptakan keseimbangan demi menghancurkan kebuntuan
yang ada selama ini.

About qolbussalam

perjuangan adalah seni kehidupan

Posted on 17/08/2012, in Palestina and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: