Indahnya Pelangi Hanya Sesaat


indahnya pelangiDari Abu Musa Al-Asy’ariy RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mencintai dunianya, maka dia akan mengorbankan akhiratnya, dan barangsiapa yang mencintai akhiratnya, dia akan mengorbankan dunianya. Maka pilihlah yang kekal dari pada yang akan musnah”. [HR. Ahmad, para perawinya tsiqat, dan Al-Bazzar, Ibnu Hibban di dalam shahihnya, Hakim dan Baihaqi]  

Indahnya pelangi hanya sesaat, dia datang kemudian berlalu dan pergi. Warnanya yang alami kini tinggal bayangan, apakah mungkin dia akan muncul untuk yang kedua kali namun itulah karya Ilahi yang menakjubkan dan menghibur hati.

Itulah episode kehidupan karena Hari kemarin telah berlalu, hari esok masih misteri. Hari ini adalah hari kita, mulailah menghirup udara siang ini dengan berbaik sangka pada Ilahi. Dibalik keindahan ada ketenangan dan kedamaian, yang lebih berharga dari onggokan intan dan berlian, keindahan akan melembutkan hati dan memelihara perasaan. kita berusaha untuk tersenyum dalam melewati fase-fase kehidupan.

Kelembutan hati bagaikan air yang mengalir dari puncak gunung kehulu sungai, yang mampu melewati kerasnya bebatuan sungai, bersikaplah seperti air yang lemah lembut karena pada prinsipnya manusia menyenangi kelembutan. Tidak semua perbuatan baik itu akan disenangi orang, akan ada orang yang menolak, menentang dan mencemooh, tugasmu hanya menyampaikan, bukan memutuskan. Berlapang dadalah supaya kita mendapat ketenangan”.

Seperti juga sebuah badai yang banyak orang menyakini badai pasti berlalu begitu pula pelangi yang indah juga akan muncul sesaat, hanya mengingatkan saja bahwa, kenikmatan yang mungkin kita rasakan sekarang ini juga tidak akan kekal selamanya, pasti ada waktu dimana datangnya awan mendung, lalu hujan bahkan mungkin juga akan disertai badai. tetapi Allah lah yang berkehendak, biarlah semua yang kita lalui itu adalah sebuah fase pengingat kita kepada Allah dalam keadaan apapun, Jangan sampai pelangi yang terbit dikehidupan kita akan membuat kita lupa akan Allah, yang telah mengkreasikan warna keindahan tersebut dalam hati dan kehidupan kita.

Terlebih lagi saat badai datang kepada kita, jangan biarkan badai itu menjadi pemutus antara kita dengan Allah, karena munculnya sebuah pelangi salah satunya saat badai mulai reda. Dan keindahan kehidupan yang hakiki hanya di SURGANYA ALLAH

Oleh : Moel Andre ; www.moslembrothers.com

Digubah oleh Qolbussalam

About qolbussalam

perjuangan adalah seni kehidupan

Posted on 15/07/2013, in nasihat, renungan and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: