Berapa Harga Nasihat Bagimu?


nasehat11

“Bersuci adalah separuh keimanan dan Alhamdulillah itu memenuhi imbangan, Subhanallah dan Alhamdulillah itu dapat memenuhi atau mengisi penuh apa-apa yang ada di antara langit-langit dan bumi. Shalat adalah pahala, sedekah adalah sebagai tanda – keimanan bagi yang memberikannya – sabar adalah merupakan cahaya pula, al-Quran adalah merupakan hujjah untuk kebahagiaanmu – jikalau mengikuti perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya – dan dapat pula sebagai hujjah atas kemalanganmu – jikalau tidak mengikuti perintah-perintahnya dan suka melanggar larangan-larangannya. Setiap orang itu berpagi-pagi, maka ada yang menjual dirinya – kepada Allah – bererti ia memerdekakan dirinya sendiri – dari siksa Allah Ta’ala itu – dan ada yang merosakkan dirinya sendiri pula – karena tidak menginginkan keredhaan Allah Ta’ala.”(Riwayat Muslim)

Pergilah ke dokter. lalu mintalah nasehatnya tentang sakitmu. setidaknya engkau harus mengeluarkan uang 200 ribu bila engkau mendatangi prakteknya.

Pergilah ke konsultan arsitek, lalu mintalah nasehat tentang rancang bangunan yang hendak engkau kerjakan, setidaknya engkau harus mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah.

Pergilah ke se orang koki terkenal, lalu mintalah nasehat tentang cara memasak yang lezat, tentunya engkau akan mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah demi satu resep spesialnya.

Pergilah ke seorang motivator untuk meminta nasehat, berhati-hatilah, saya dengar mereka ada yang mematok harga nasehatnya 60 juta per satu session.

Pergilah menuju Rabbmu untuk meminta nasehat, butuh berapa milyar uang untuk meminta nasehat dari ALLAH? 100 milyar? 1 trilyun? ah… ternyata engkau tidak harus membayar selembar rupiahpun.

cukup membaca Alquran berserta memaknai artinya. dan seluruh yang engkau butuhkan untuk permasalahan didunia dan akhirat akan terjawab disana. persoalannya engkau mengira nasehat dari Rabbmu tidak lebih bermutu daripada nasehat manusia lainnya. bersebab Rabb mu tidak meminta ganjaran apapun darimu kecuali iman dan Islam didadamu sedangkan disaat yang sama engkau mengira iman dan Islam tidaklah berharga untuk dijadikan alat pembayaran.

Oleh : Ustadz Rahmat Idris

About qolbussalam

perjuangan adalah seni kehidupan

Posted on 24/11/2013, in renungan and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: